Pembaiatan Geng Motor Bandung Hanya Pendidikan Dasar

Pembaiatan Geng Motor Bandung Hanya Pendidikan Dasar

- detikNews
Rabu, 07 Nov 2007 12:06 WIB
Bandung - Menjadi anggota geng motor tidak hanya harus mahir mengendarai sepeda motor. Calon anggota juga wajib tunduk pada aturan geng, salah satunya mengikuti pendidikan dasar di alam terbuka.Sebut saja Rio (32). Dia pentolan geng motor Brigez atau Brigade Seven. Rio bergabung saat duduk di bangku kelas 1 SMA, tahun 1989. "Kami ini keluarga besar, tidak ada istilah mantan anggota. Saya hanya sudah tidak aktif lagi, tapi bukan keluar. Sampai kapan pun kami adalah keluarga besar," ujar Rio saat berbincang dengan detikcom, Rabu (7/11/2007).Soal video pembaiatan geng motor Brigez yang dilansir kepolisian, menurut Rio, itu adalah bagian dari tradisi penerimaan anggota baru. Setiap calon harus mengikuti pendidikan dasar di alam terbuka."Itu untuk pembentukan mental. Karena sebagai seorang anggota geng atau pembalap, mahir naik motor saja tidak cukup. Harus punya fisik dan mental yang kuat," ujarnya.Namun Rio membantah jika pada kegiatan pendidikan dasar itu penuh dengan kekeradan fisik seperti pemukulan atau tendangan."Tidak ada aturannya kita harus memukul atau menendang calon anggota. Kalaupun toh ada, itu di luar disiplin organisasi. Saya dulu tidak begitu kok, entah kalau sekarang-sekarang," kata Rio. Menurut Rio, awal berdirinya geng motor ini sebenarnya untuk membentuk atlet balap. "Saya juga dulu pembalap, sempat beberapa kali ikut pertandingan," tutur Rio.Pria ini menyesalkan pemberitaan tentang geng motor di media massa akhir-akhir. Sebab pemberitaan itu terus menerus memojokkan anggota geng motor. "Kami disebut gengster lah. Kami ini bukan gengster," tegasnya. Selasa 6 November, Polresta Bandung Tengah merilis video pembaiatan anggota geng motor. video berdurasi sekitar 20 menit itu memperlihatkan para calon anggota baru diperlakukan sangat kasar. Mereka ditampar, ditonjok, serta ditendang berkali-kali. Semua perlakuan kasar itu diterima para calon anggota geng motor dengan badan hampir telanjang. (ern/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads