100 Warga Blokir Tol Ulujami, Kendaraan Dialihkan
Rabu, 07 Nov 2007 11:37 WIB
Jakarta - Seratus warga ahli waris Isa bin Baman memblokir tol Ulujami, Tangerang, Rabu (7/11/2007). Puluhan bambu mereka siapkan untuk menutup tol hingga ganti rugi tanah dibayarkan.Datang dari arah Ulujami, Metromini 613 yang membawa sekitar 20-an warga memuntahkan penumpangnya di Tol Ulujami KM 21 tepat pukul 10.50 WIB. Sementara 80 warga lainnya mendatangi tol dengan jalan kaki.Selain membawa puluhan bambu, mereka juga membawa tenda yang akan didirikan di tengah jalan tol itu. Mereka mendapat izin dari polisi untuk memblokir tol, asal tidak mendirikan tenda. Alhasil, syarat ini pun ditentang warga yang masih bersitegang mendirikan tenda.Puluhan ibu-ibu di antara warga pun langsung menggelar karpet biru. Begitu karpet digelar, mereka merajuk dan menangis di atas karpet itu. "Ini tidak adil, ini tidak adil. Kapan pembayaran! Kok gak dibayar-bayar!" teriak mereka.Spanduk putih berukuran 1x6 meter bertuliskan "PU-Jasa Marga sudah 4 Tahun menarik keuntungan dari tanah H Isa bin Baman yang membentang di tengah-tengah tol".Polisi mencoba membuka satu lajur jalan yang diblokir itu, agar kendaraan bisa tetap jalan. Tapi, warga menolak untuk membukanya. Aksi itu memakan 300 meter jalan Tol Ulujami KM 21. Kendaraan yang terhalang karena pemblokiran itu pun dialihkan ke jalur tol ke arah TB Simatupang. Pembatas jalan yang sudah dibongkar sebelumnya untuk antisipasi demo ini difungsikan. Ada 2 pembatas jalan yang dibongkar, yang satu berjarak sekitar 500 meter sebelum tempat demo dan yang lainnya berjarak 50 meter setelah tempat demo. Sepanjang 800 meter tol Ulujami yang menuju TB Simatupang pun dipakai 2 jalur.
(nwk/nrl)











































