Yuuk! Sukseskan Pekan Kondom Nasional
Rabu, 07 Nov 2007 10:40 WIB
Jakarta - Ssttt... ternyata masih ada orang yang malu jika membeli kondom. Penggunaan kondom masih dianggap tabu. Inilah yang menjadi dalang minimnya pemakai karet pengaman tipis itu di negeri berpenduduk lebih dari 220 juta ini.Jika sudah begitu, langkah awal yang perlu diambil adalah sosialisasi betapa pentingnya penggunaan kondom. Selain bisa mencegah menularnya penyakit kelamin dan HIV, angka aborsi juga bisa ditekan.Nah, mulai tanggal 1 hingga 8 Desember 2007, akan berlangsung Pekan Kondom Nasional. Di jalan-jalan strategis kondom akan dibagikan pada pemakai kendaraan. Tidak perlu bayar, alias gratis!"Saat ini peredaran kondom di Indonesia hanya sekitar 100 juta dalam setahun. Tingkat penggunaan kondom yang rendah disebabkan oleh lingkungan sosial yang masih belum sepenuhnya mendukung penggunaan kondom. Kenyataan ini membuat stigma terhadap kondom tidak kunjung hilang. Pekan Kondom Nasional ini diharapkan akan meningkatkan lingkungan yang kondusif bagi penggunaan kondom," kata Country Director DKT Indonesia Christopher Purdy.Hal disampaikannya saat menjadi nara sumber dalam talkshow menyambut Pekan Kondom Nasional 2007 di Embassy Club, Jl Olah Raga, Jakarta, Selasa (6/11/2007).Cristhoper menjamin mutu kondom produksi Indonesia telah sesuai dengan standar internasional. Jadi tidak perlu khawatir akan bocor atau robek saat dikenakan."Akan ada pelatihan-pelatihan tentang kondom, penghargaan kepada tokoh masyarakat peduli HIV dan masih banyak lagi yang lainnya," ujar brand manager produk kondom terkemuka di Indonesia, Pierre Frederick.Sebagai praktisi yang bergelut di bidang perkondoman, Pierre mengharapkan adanya Pekan Kondom Nasional, antusiasme masyarakat terhadap kondom akan semakin bertambah. Stigma tentang kondom yang selama ini buruk juga diharapkan dapat berubah. Hidup kondom!
(anw/ana)











































