SPBM Mengadu ke Mabes Polri

SPBM Mengadu ke Mabes Polri

- detikNews
Rabu, 07 Nov 2007 08:16 WIB
Jakarta - Serikat Pekerja Bank Mandiri (SPBM) akan mengadukan nasibnya ke Mabes Polri. Mereka menilai manajemen Bank Mandiri bertindak sewenang-wenang menghukum anggota SPBM yang berunjuk rasa menuntut perbaikan kesejahteraan pada Agustus 2007."Rencananya nanti pukul 12.00 WIB kita membuat laporan," kata Ketua Umum SPBM Mirisnu Viddiana kepada detikcom, Rabu (7/11/2007).Menurut Viddiana, berbagai tekanan telah diterima anggota SPBM setelah menyuarakan tuntutannya itu. Anggota SPBM ada yang dimutasi ke bagian lain bahkan ada yang dibebastugaskan."Kita merasa tertekan," katanya.SPBM pernah mengadakan unjuk rasa untuk menuntut perbaikan kesejahteraan pada Agustus 2007. Mereka menuntut kesejahteraan pegawai diperbaiki demikian juga jenjang karir yang lebih jelas."Masa gaji pegawai yang masuk baru 3 tahun sama dengan yang telah bekerja 25 tahun, manajemen sama sekali tidak menghargai loyalitas pegawai," katanya.Setelah unjuk rasa itu beredarlah edaran yang berisi tuntutan agar karyawan Bank Mandiri mendukung manajemen dan tidak masuk SPBM. Surat edaran itu dikeluarkan oleh Mandiri Klub dan harus ditandatangani pegawai bank itu. "Mandiri Klub adalah wadah karyawan dalam bidang olahraga, kesenian dan kerohanian. Mereka yang meneluarkan surat itu," ungkap perempuan yang menjabat Asisten Vice President Bank Mandiri ini.Menurut Viddiana, SPBM akan melaporkan surat edaran itu ke Mabes Polri. Ini disebabkan surat itu melanggar kebebasan berserikat dan sangat menekan anggota SPBM. "Kita laporkan bertahap, pertama masalah surat itu, dan tidak menutup kemungkian manajemen juga kita laporkan," ungkapnya. (nal/nrl)


Berita Terkait