Din Syamsuddin: Konflik Agama Akibat Pemerintah Gamang

Din Syamsuddin: Konflik Agama Akibat Pemerintah Gamang

- detikNews
Selasa, 06 Nov 2007 20:20 WIB
Jakarta - Munculnya konflik agama di Indonesia, menurut Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, karena pemerintah gamang. Gamang untuk menentukan, Indonesia negara religius atau sekuler.Negara belum memiliki identitas yang jelas. Di satu sisi, agama kerap kali menjadi identitas bangsa. Tapi di sisi lain, kebijakan Negara sering melemahkan peran agama. Akibatnya, timbul konflik antar agama, serta penafsiran pemahaman agama yang menyimpang seperti yang terjadi akhir-akhir ini."Perlu adanya ketegasan negara dalam hal ini. Saat ini pemerintah gamang dalam menentukan sikap apakah sebagai negara yang religius atau sekuler," ujar Din Syamsuddin di sela-sela diskusi tentang peran ormas dalam kehidupan berbangsa, di kantor Lemhanas, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (6/11/2007).Ketidakjelasan sikap negara ini menurut Din harus segera diatasi. Negara harus memiliki hubungan yang harmonis dengan agama. "Harus ada hubungan yang simbiosis antara agama dan Negara. Meskipun agama dan Negara adalah dua hal yang berbeda, namun harus ada hubungan yang saling menguntungkan," kata Din.Ditambahkan Din, meski terkadang memicu konflik, agama sangat berperan dalam menangkal arus globalisasi. Agama juga mampu menghidupkan kebekuan yang selama ini terjadi dalam masyarakat, antara agama dan negara."Jadi negara tidak hanya membangun tempat ibadah, sekolah, tapi juga bisa mengeluarkan kebijakan verbal yang tidak merugikan peran agama juga," jelas Din.Dengan demikian, lanjut pria yang pernah hampir celaka saat pesawat garuda terbakar di Yogyakarta itu, tidak akan lagi timbul aliran-aliran menyimpang dari para pemeluk agama seperti yang selama ini terjadi. (anw/aba)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads