Road Map Industri Strategis Pertahanan Akan Dibuat
Selasa, 06 Nov 2007 18:22 WIB
Tasikmalaya - Menuju kemandirian nasional dalam industri strategis, pemerintah akan membuat blue print atau road map industri strategis. Nanti Indonesia tidak akan bergantung lagi pada negara lain.Demikian diungkapkan Direktur Jenderal Sarana Pertahanan Departemen Pertahanan Marsekal Muda TNI Eris Herryanto di PT Dahana, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (6/11/2007)."Kita perlu adanya road map atau blue print yang akan dibuat semua pihak, sehingga akan ada kesepakatan yang akan dicapai, sampai kapan kemandirian di bidang alutsista kita tercapai. Ini yang masih perlu ditindaklanjuti," kata Eris.Eris menyampaikan itu usai rapat koordinasi pemerintah dengan sejumlah badan usaha milik negara industri strategis (BUMNIS). Rapat sendiri dipimpin langsung oleh Sekjen Dephan Letjen TNI Sjafrie Sjamsuddin, dan dihadiri oleh perwakilan dari Departemen Perindustrian, Kementerian BUMN, Bappenas, Mabes TNI dan sejumlah BUMNIS.Menurut Eris, dalam rapat diputuskan sebagai simpul utama yang menangani pembuatan blue print ini adalah Bappenas, yang akan dibantu oleh instansi terkait lainnya. "Dalam waktu dekat ini akan dibuat kelompok kerja (Pokja) untuk menyusun ini," jelasnya.Eris menjelaskan, keterlibatan instansi terkait dalam pembuatan blue print ini memang sangat diperlukan, karena menyangkut soal pendanaan, kebutuhan alutsista yang disesuaikan dengan postur kekuatan TNI dan kesiapan BUMNIS."Ini semua kita akan kumpulkan, sehingga harapan kami dalam membuat road map bisa lebih applicable, karena semua datanya benar," tandasnya.
(zal/aba)











































