Pengacara Lampirkan BAP Soeharto Tahun 1998

Pengacara Lampirkan BAP Soeharto Tahun 1998

- detikNews
Selasa, 06 Nov 2007 15:06 WIB
Jakarta - Ada saja cara yang dilakukan pengacara Soeharto untuk melawan gugatan pemerintah terhadap kliennya dalam kasus dugaan korupsi di Yayasan Supersemar. Mereka melampirkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Soeharto saat diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) 1998 silam."Itu saat Pak Harto otaknya masih sehat. Masih bagus. Jadi masih mampu bercerita," ujar salah satu pengacara mantan presiden itu, OC Kaligis, usai pembacaan duplik di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta, Selasa (6/11/2007).BAP tersebut dilampirkan dalam bentuk kutipan langsung Soeharto dan dibaca secara bergantian oleh tim pengacara. Dalam BAP tersebut, Soeharto bercerita mengenai latar belakang pembentukan yayasan-yayasan yang didirikannya pada saat berkuasa selama 32 tahun antara lain yayasan Amal Bakti Pancasila, Dharmais, Dakab dan Supersemar yang kini telah digugat pemerintah."Tidak seperti anggapan orang, saya sebenarnya tidak menjadi pemilik. Supersemar beserta kekayaanya. Saya hanya mendirikan saja," ujar Soeharto dalam BAP seperti dibacakan oleh pengacaranya, Juan Felix Tampubolon.Menurut Juan, Soeharto mendirikan yayasan-yayasan itu dalam rangka pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Membantu orang miskin hingga program transmigrasi," lanjut Juan.Lalu bagaimana tanggapan jaksa mendengar semua itu? "Ah itu kan nostalgia supaya hakim terhanyut," kata jaksa pengacara negara (JPN) Dachamer Munthe.Dia mengatakan, ucapan-ucapan Soeharto tersebut tidak ada relevansinya dengan gugatan. Menurut dia, yang diperkarakan adalah penyimpangan dana Supersemar, bukan yayasan yang didirikan Soeharto secara umum."Tapi hak dialah mau cerita apa. Yang jelas tidak ada kaitannya dengan gugatan kita," katanya.Dalam sidang tersebut, jaksa menyerahkan 11 bukti antara lain surat perintah Soeharto kepada Yayasan Supersemar untuk mengalihkan dana kepada PT Bank Duta. (ken/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads