Gesang Dihajar Penyidik Bea Cukai

Gesang Dihajar Penyidik Bea Cukai

- detikNews
Selasa, 06 Nov 2007 13:25 WIB
Jakarta - Malang benar nasib Gesang Adi Prayitno (23). Pria ini mulanya hanya ingin menemui kawannya yang bekerja di sebuah percetakan di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat. Namun dia dan 3 rekannya justru menjadi sasaran penganiayaan 12 penyidik Bea dan Cukai (BC).Tidak tinggal diam, pengacara Gesang dan 3 rekannya, Solihin HD, mengajukan gugatan praperadilan yang didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Gadjah Mada, Selasa (6/11/2007).Menurut Solihin, peristiwa naas yang membuat pendengaran Gesang terganggu itu terjadi 31 Oktober 2007 lalu. Malam itu, Gesang bertamu ke percetakan PT Cahaya Grafika Mandiri tempat kerja 3 rekannya yang berada di kawasan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat.Tiba-tiba 12 orang penyidik BC masuk ke percetakan itu dan memukuli 3 rekan Gesang. Sementara Gesang dipaksa masuk ke dalam mobil Toyota Kijang Innova milik BC. Di sanalah Gesang dipukuli hingga mukanya lebam.Tidak cukup, Gesang kemudian dibawa ke kantor BC di Rawamangun, Jakarta Timur. Di sana, dia kembali jadi sasaran penganiayaan. Kali ini, giliran seorang penyidik berinisial SH.Gesang disekap di sana hingga Kamis 1 November keesokan harinya. Pada siang harinya, Gesang dihampiri penyidik yang meminta agar Gesang memaafkan perilaku aparat BC."Kalau kamu nggak maafin nggak akan saya lepaskan," kata Solihin menirukan pengakuan kliennya.Karena merasa terdesak, Gesang pun memberi pernyataan maaf. Penyidik lalu menyodorkan sebuah telepon genggam dan uang Rp 50 ribu. "Kamu nggak usah nuntut-nuntut ya," kata Solihin menirukan penyidik.Menurut Solihin, kedatangan penyidik BC dilatarbelakangi penyegelan PT Cahaya Grafika Mandiri. BC menduga perusahan ini melakukan pemalsuan cukai. Solihin menilai penyegelan yang dilakukan 30 Oktober 2007 itu tidak sah."Atas kesalahan penyegelan dan penganiayaan itu kami menuntut ganti rugi immateriil sebesar Rp 100 miliar," ujar Solihin. (fiq/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads