Giliran Tj Priok Jadi Korban Busway
Selasa, 06 Nov 2007 13:21 WIB
Jakarta - Korban pembangunan busway bertambah. Kali ini pengendara di Jalan Yos Sudarso. Tepatnya di pintu masuk tol Tanjung Priok I. Dari 5 lajur (3 untuk masuk tol, 2 untuk umum), dipangkas jadi satu jalur untuk umum.Alhasil terjadi bottle neck yang sangat hebat. Terlebih, kendaraan yang menlitas adalah kendaraan jenis besar semacam truk Fuso dan kontainer.Macet pun tak terhindarkan. Sejauh 1 km pengendara terpaksa bersabar, beringsut satu persatu. Dari pintu tol hingga terminal peti kemas JITC, kendaraan saling pamer klakson di tengah terik matahari Tanjung Priok."Baru dua hari ini. Sebelumnya nggak sampai begini. Gara-gara busway," ucap Joni (26), pengendara truk kontainer, Selasa (6/11/2007).Pengendara kendaraan kecil semacam city car dan motor harus mencari jalan tikus. Lewat Jl Berdikari, pengendara berjalan melingkar lewat jalan alternatif dan keluar di Jalan Plumpang Semper.Namun naas. Jalan dua lajur itu kembali tersendat. Mikrolet 41 (Tanjung Priok-Pulogadung) mogok. Angkutan bernopol B 24 DG ini mogok tepat di pengkolan jalan.Kemacetan akibat Mikrolet mogok sedikit teratasi usai beberapa warga mendorong angkutan yang sudah uzur itu. "Satu....dua...tiga...," seru kernet memberi aba-aba. Tapi tetap saja mogok. Akhirnya, angkutan itu cuma ditaruh di tepi jalan.Dan di ujung sana, di Jalan Yos Sudarso, kemacetan masih tetap meratap.
(Ari/nrl)











































