Rino Sempat Ngebet Berenang

Asdos UGM Tewas di Thailand

Rino Sempat Ngebet Berenang

- detikNews
Selasa, 06 Nov 2007 12:00 WIB
Yogyakarta - Jika keluarga tidak ditinggali firasat sedikit pun, tidak demikian dengan Langgeng (37), teman sekamar Rino Cahyadi, asisten dosen UGM yang tewas di Pattaya, Thailand. Selama di hotel, Lenggeng 'kewalahan' menolak ajakan Rino yang ingin sekali berenang.Usai mengikuti seminar di Thailand, kata Langgeng yang ditemui di rumah duka, Dusun Tegalasem, Desa Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, Selasa (6/11/2007), mereka beristirahat di kamar sambil membicarakan masalah-masalah agama.Namun menjelang malam pada Jumat pekan lalu, Rino mengajaknya berenang di kolam renang hotel. Namun ajakan itu ditolak Langgeng dengan alasan badannya capai."Saya bilang, wah capai Rin, besok saja. Lagi pula dingin," tutur Langgeng.Saat itu, Rino memastikan Langgeng bahwa air di kolam renang hotel biasanya hangat, sehingga tamu hotel bisa menggunakannya di malam hari. "Dan, memang ternyata airnya hangat," kata Langgeng.Malam itu, mereka urung berenang. "Padahal keinginan Rino berenang sangat kuat, tapi ajakannya tetap saya tolak karena kondisi capai," ujar Lenggeng.Sabtu malam, keinginan berenang Rino tetap kuat. Langgeng pun menuruti keinginan juniornya itu. "Hari lainnya kita mau berenang, tapi dilarang security hotel karena sudah terlalu malam. Padahal kita sudah bawa-bawa handuk," kata Lenggeng.Langgeng tidak menyangka keinginan kuat Rino berenang menjadi firasat kepergiannya. Minggu sore, speed boat yang membawa rombongan dosen UGM ini mengalami kecelakaan. Rino dan dua warga Thailand tewas dalam kejadian itu."Saya tidak menyangka keinginan kuat untuk berenang itulah yang menjadi firasat Rino untuk pergi," ujarnya lirih. Selain Rino dan Langgeng, dosen UGM lain yang mengikuti seminar tentang tsunami di Thailand adalah Dr Junun dan Prof Suratman. (umi/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads