Saatnya Subway Gantikan Busway
Selasa, 06 Nov 2007 11:59 WIB
Jakarta - Keberadaan 7 koridor busway dinilai belum dapat mengurangi kemacetan Jakarta. Ibukota RI ini seharusnya memiliki sistem transportasi jaringan kereta api bawah tanah atau subway yang akan menggantikan busway."Seharusnya Jakarta sudah punya jaringan subway yang jaringannya seperti busway. Jadi ada koridor-koridornya tapi di dalam tanah," kata Kepala Litbang Departemen Perhubungan Denny Siahaan.Hal itu disampaikan dia dalam paparan Litbang di Hotel Milenium, Jalan Kebon Sirih Raya, Jakarta, Selasa (6/11/2007).Denny mengatakan, keberadaan busway hingga saat ini belum efektif untuk mengatasi kemacetan. Buktinya, hanya sekitar 6 persen saja dari pengguna mobil pribadi yang pindah ke angkutan khusus itu.Padahal, kata Denny, jalan yang diambil untuk membuat jalur khusus untuk bus TransJakarta itu cukup banyak yaitu 25-30 persen."Ini kan tidak berimbang. Harusnya 30 persen dari jumlah yang bergerak di Jakarta ini bisa terangkut oleh busway," katanya.
(ken/sss)











































