Kandidat Saling Klaim Menang, KPUD Sulsel Diperketat
Selasa, 06 Nov 2007 09:58 WIB
Makassar -
Pasca pencoblosan, 3 pasangan peserta Pilkada Sulsel saling mengklaim menang. Klaim itu muncul berdasarkan quick count yang diadakan oleh tim sukses masing-masing. Dan untuk mengantisipasi massa yang bakal datang ke KPUD Sulsel, pengamanan pun diperketat, Selasa (6/11/2007). Jika Senin kemarin yang tampak hanya puluhan aparat kepolisian yang berjaga di depan pintu pagar KPUD Sulsel, kini malah ikut nangkring 3 mobil rantis di depan gedung yang berada di Jl Andi Pettarani itu. Banyaknya mobil aparat beserta truk yang mengangkut para aparat membuat jalan di depan kantor KPUD Sulsel mengalami kemacetan. Sejak pagi tadi, sekitar kompi pasukan telah melakukan pael di depan KPUD Sulsel mengntisipasi massa yang datang. "Kita kan memang punya punya protap pada setiap tahapan Pilkada. Saat kampanye beda, saat pencoblosan, dan pasca pilkada," ujar Kapolwiltabes Makassar, Kombes Genot Haryanto, yang turut memantau pasukannya ketika di KPUD Sulsel. Setiap tamu dan wartawan yang masuk diperiksa oleh aparat yang berjaga di depan pintu halaman. Tak sedikit aparat kepolisian yang menenteng senjata. Suasana ini lebih ketat dari kemarin. Sejak ketiga calon saling mengklaim bahwa merekalah yang memang, aparat mulai ketat berjaga-jaga mengantisipasi datangnya massa yang protes. Pasangan nomer urut 1, Amin Syam dan Mansyur Ramli, atau bisa disebut "Asmara", mengkaliam kemenangan berdasarkan hasil quick count yang diadakan Lembaga Survey Indonesia (LSI). Dari 61 persen suara yang sudah masuk, LSI mengklaim pasangan Asmara menang dengan perolehan suara 41 persen. Sementara pasangan Sayang pun mengklaim menang berdasarkan hasil quick count yang diadakan oleh Lingkaran Survey Indonesia (LSI). LSI mengklaim pasangan Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu'mang menang dengan perolehan suara 49,70 persen. Hal yang sama juga diklaim oleh pasangan Azis Qahar - Mubyl Hamdaling. Biro survei Azis- Mubyl mengklaim jika untuk sementara jagoan mereka yang menang dengan perolehan 34,8 persen.
(gun/nrl)










































