Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Kalimantan Barat (Kalbar) berbuntut panjang usai insiden juri dinilai kurang adil dalam memberikan penilaian kepada tim dari SMAN 1 Pontianak. MPR memutuskan final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR di Kalbar diulang.
Ketua MPR Ahmad Muzani mengakui ada kekurangan dalam final cerdas cermat di Kalbar hingga berujung kritik publik. Muzani mengatakan keputusan final ulang usai mendengar semua masukan dari masyarakat.
"Dalam kasus Kalimantan Barat, kami mengucapkan terima kasih dan kami semuanya memahami ada kekurangan, ada keterbatasan, ada kekhilafan dalam penyelenggaraan itu. Karena itu, tadi pimpinan setelah mendengarkan itu, mengambil keputusan beberapa hal," kata Muzani dalam konferensi pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/5).
Juri Lomba yang Diulang Akan Independen
Muzani mengatakan MPR akan mengumumkan waktu pelaksanaan lomba cerdas cermat itu secepatnya. Selain itu, MPR akan menggandeng juri independen dalam lomba tersebut.
"Satu, Lomba Cerdas Cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final, akan kita lakukan ulang. Pada waktu yang akan segera diputuskan secepat-cepatnya," kata Muzani.
"Yang kedua, juri yang akan menjuri dalam Lomba Cerdas Cermat tersebut adalah juri independen," tambahnya.
(rfs/azh)