Akbar: Capres Golkar Tak Lewat Konvensi, JK Pragmatis
Senin, 05 Nov 2007 15:46 WIB
Denpasar - Akbar Tandjung menilai keinginan Ketum Partai Golkar Jusuf Kalla untuk memilih capres tidak lewat konvensi sebagai sikap pragmatis."Jusuf Kalla tidak cenderung melakukan konvensi karena dia beralasan bahwa konvensi itu melelahkan, butuh waktu, menghasilkan orang-orang yang tidak pantas seperti pelawak dan artis, serta pemenang konvensi juga kalah dalam Pilpres. Jusuf Kalla berpikir sangat pragmatis," kata Akbar usai menghadiri acara silaturahmi KAHMI di Hotel Shanti, Jalan Sudirman, Denpasar, Senin (5/11/2007).Mantan ketum Partai Golkar ini menyatakan bahwa politik tidak memikirkan hasil tetapi proses. "Proses konvensi melibatkan lembaga partai dari bawah sehingga partai semakin solid dan siap menghadapi agenda politik Pilpres dan pemilu legislatif ," katanya.Namun, Akbar menolak beranggapan langkah Kalla tidak menggelar konvensi adalah untuk menjegal dirinya. "Saya tidak berpikir begitu. Sebaiknya Partai Golkar tetap menggelar konvensi untuk menaikkan posisi partai di masyarakat," ujarnya.Akbar menilai strategi Rapimnas untuk menentukan capres 2009 dari Golkar tidak sesuai dengan prinsip konvensi. "Kalau memakai rapimnas tentu tidak sejalan dengan prinsip konvensi. Saya tidak tahu bagaimana Rapimnas memilih tokoh-tokohnya," demikian Akbar.
(gds/nrl)











































