Dilansir detikJateng, Rabu (13/5/2026), peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (10/5) sekitar pukul 09.00 WIB, di belakang rumah warga di Dukuh Legok Sari, Kelurahan Proyonanggan Selatan, Kecamatan Batang. Saat itu, korban dan temannya disebut hendak membakar sampah.
"Anak-anak awalnya bermain, kemudian ada ide membakar sampah," kata Lurah Proyonanggan, Fariz Mukti.
Fariz menyampaikan, seorang anak berinisial N (14), memiliki ide untuk membakar sampah di lokasi tersebut. Namun, api yang dinyalakan tidak kunjung membesar. Kemudian, dirinya mengambil bensin diambil dari motor dengan selang dan ditampung dalam gelas plastik.
"Saat proses itu, ada yang sambil merokok sehingga api menyambar dan pelaku kaget lalu melempar wadah bensin yang mengenai korban," ungkapnya.
Masih menurut Fariz, keluarga korban menduga peristiwa tersebut bukan murni kecelakaan, melainkan ada unsur kesengajaan. Dugaan itu muncul karena pelaku disebut kerap melakukan perundungan terhadap korban sebelumnya.
"Sementara versi korban, pelaku sengaja nyiram dan bakar karena diduga selama ini memang sering membully," katanya.
Polisi Selidiki
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Batang, Albertus Sudaryono, mengatakan keluarga korban membuat laporan polisi. Ia menyebut, pihak kepolisian masih dalam tahap penyelidikan awal dengan meminta keterangan sejumlah saksi.
"Korban dan terduga pelaku sama-sama masih anak-anak, sehingga penanganannya perlu dilakukan secara khusus. Saat ini korban masih dalam perawatan, sehingga belum bisa dimintai keterangan," jelasnya.
"Itu kemarin luka bakarnya grade 2, infonya grade 2, 35% ya. Kondisinya sudah membaik," ucapnya.
Baca selengkapnya di sini (lir/lir)











































