Menhub: Pelepasan Rangkaian KA Argo Gede Salah Prosedur

Menhub: Pelepasan Rangkaian KA Argo Gede Salah Prosedur

- detikNews
Senin, 05 Nov 2007 14:01 WIB
Jakarta - Menteri Perhubungan angkat suara atas insiden KA Argo Gede yang terbakar. Menurut dia, pelepasan 2 gerbong telah tepat namun prosedurnya yang keliru."Sudah ditangani KNKT. Petugas melepas rangkaian itu sudah tepat tetapi prosedurnya yang tidak tepat. Jadi harus ada keahlian dari aparat di lapangan," kata Menhub Jusman Syafii Djamal di Hotel Four Seasons, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/11/20007).Untuk mengatasinya, Jusman membeberkan beberapa cara. Pertama, mengurangi tingkat kelalaian, perbaikan sarana dan prasarana di PT KA yang membutuhkan dana Rp 4,3 triliun dan perbaikann prosedur.Insiden Argo Gede bermula dari terbakarnya salah satu gerbong KA Argo Gede di Desa Anjun, Plered, Purwakarta, Sabtu 4 November sekitar pukul 14.10 WIB. Kereta rute Jakarta-Bandung ini pun lantas berhenti dan melepas rangkaian gerbong yang mengeluarkan asap tebal itu.Di belakang kereta terbakar itu, masih ada 2 gerbong lainnya. Dan karena jalur menurun, rangkaian gerbong makan yang berada paling belakang meluncur turun ke arah Stasiun Plered. Dari arah berlawanan datang kereta ekonomi jurusan Purawakarta-Cibatu dan menabrak gerbong makan itu. Dua orang tewas dalam insiden itu. (aan/nrl)


Berita Terkait