FUUI: Ada Benang Merah Antara NII KW IX dan Alquran Suci
Senin, 05 Nov 2007 12:48 WIB
Bandung - Tim Investigasi Aliran Sesat (TIAS) FUUI menduga gerakan Alquran Suci atau Al Haq yang baru-baru ini muncul mempunyai benang merah dengan gerakan NII KW IX yang muncul pada tahun 90-an. Gerakan ini mempunyai substansi yang sama yaitu menyepelekan ajaran Islam. Koordinator TIAS FUUI Hedi Muhammad kepada wartawan di kediamannya di Jalan Negla Bandung, Senin (5/11/2007), mengatakan meski pihaknya belum berani menyimpulkan jika gerakan Alquran Suci atau Al Haq itu kelanjutan dari gerakan NII KW IX, namun terdapat benang merah dari dua kelompok itu. "Mereka menyelekan ajaran agama. Yang satu (Alquran Suci atau Al Haq) hanya shalat satu kali sehari, sementara NII KW IX tidak mewajibkan salat. Jika di Al Quran Suci atau Al Haq dikenal istilah dana tobat, di NII KW IX istilahnya dana hijrah," tuturnya. Keduanya menganggap bahwa zaman sekarang belum Futuh Makkah, jadi belum diwajibkan salat, zakat, puasa, ataupun ibadah haji. Kedua gerakan ini pun, lanjut Hedi, sama-sama menganggap perbuatan dosa bisa dikonversi dengan uang. "Kami masih akan terus melakukan penulusuran mengenai kelompok Alquran Suci atau Al Haq ini. Kami tidak akan fokus terhadap nama kelompoknya, namun ajarannya yang menurut saya telah melakukan penodaan terhadap agama," ujar Hedi.
(ern/nrl)











































