Jenazah Korban Bom Ikan Padang Belum Diotopsi
Minggu, 04 Nov 2007 20:46 WIB
Padang - Jenazah Syafrigun (35) korban ledakan bom di Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, hingga kini belum diotopsi. RSUP M Djamil mengaku belum menerima permintaan otopsi dari Poltabes Padang."Kami belum menerima surat permintaan visum dari kepolisian, jadi pihak RS belum melakukan apa-apa," ujar dokter muda forensik RSUP M Djamil Padang, Ade saat dihubungi detikcom, Minggu (11/4/2007).Ade menambahkan, petugas dari Poltabes Padang juga batal mengambil contoh sampel bom dari tubuh Syafrigun. "Sepertinya tidak jadi, tapi saya tidak tahu kenapa tidak jadi. Polisinya tadi baru saja pulang," jelas Ade.Hingga pukul 20.30 WIB belum ada satu pun keluarga ataupun rekan korban yang melihat jenazah Syafrigun di kamar jenazah RSUP M Djamil. "Belum ada siapa-siapa yang melihat kecuali polisi," pungkas Ade.Sebelumnya, sebuah ledakan keras terjadi pada Minggu pukul 16.25 WIB dan menewaskan Syafrigun. Diduga Syafrigun sedang merakit bom ikan. Akibatnya tubuh pria yang berprofesi sebagi nelayan itu hancur terkoyak. Kedua tangannya putus.
(rdf/bal)











































