Kapolda Papua: AKP Yance-Yowan Bergulat Tapi Tak Ada Pembunuhan

Kapolda Papua: AKP Yance-Yowan Bergulat Tapi Tak Ada Pembunuhan

- detikNews
Minggu, 04 Nov 2007 18:07 WIB
Jakarta - Kasat Samapta Polres Timika AKP Yance Ikomau meninggal setelah sebelumnya sempat bergulat dengan Kapolsek Mimika Baru AKP Yowan. Namun meninggalnya Yance bukan akibat dibunuh Yowan."Tidak benar itu. Masak polisi mau bunuh polisi," ujar Kapolda Papua Irjen Pol Max Donald saat dikonfirmasi detikcom mengenai kabar beredar menyebutkan Yance meninggal akibat dibunuh Yowan.Dia pun menuturkan kronologi peristiwa yang kemudian memicu kerusuhan di Timika itu. Menurutnya, kisah diawali masalah internal."Anak almarhum kena razia polisi karena minum-minum dengan temannya. Kemudian ditegur oleh AKP Yowan. Anak almarhum pulang, bapaknya marah," kata Max.Yance kemudian datang bersama istri dan anaknya ke Mapolsek. " Almarhum sempat memukul anggota dengan rotan. Lalu ribut juga dengan Yowan sampai bergulat dan jatuh. Kemudian dilerai oleh istri masing-masing," tutur Max.Setelah dilerai, lanjut dia, Yowan masuk ke rumahnya di lingkungan Mapolsek. Sementara Yance naik mobil."Tapi sebelum masuk mobil, dia terjatuh. Dia segera dibawa ke rumah sakit. Dalam perjalanan dia meninggal. Penyebab kematian tidak diketahui karena keluarga menolak diotopsi," papar Max.Yance, menurut dia, termasuk orang yang ditokohkan suku Paniai. "Tapi dia bukan kepala suku, hanya ditokohkan," jelas Max.Mendengar meninggalnya Yance, lanjut dia, warga langsung emosi tanpa tahu penyebabnya. "Warga main serbu saja, memblokir jalan," kata Max.Kerusuhan yang sempat pecah di Timika akhirnya mereda setelah digelar perdamaian dengan acara bakar batu di Lapangan Timika Indah pada Minggu sore pukul 16.30 WIT. (sss/ana)


Berita Terkait