Polisi & KNKT Usut Kecelakaan KA Argo Gede

Polisi & KNKT Usut Kecelakaan KA Argo Gede

- detikNews
Minggu, 04 Nov 2007 07:45 WIB
Jakarta - Terbakarnya salah satu gerbong penumpang KA Argo Gede jurusan Bandung-Jakarta hingga kini belum diketahui penyebabnya. Hanya saja, di gerbong ini tiba-tiba muncul asap."Gerbongnya masih di police line, tim Labfor dari Mabes Polri dan Polda, juga tentunya KNKT masih menyelidiki penyebab terbakarnya gerbong ini. Mereka masih di lokasi," kata Kahumas Daops II Mateta Rizalulhaq saat dihubungi per telpon, Minggu (4/11/2007).Namun yang cukup membuat miris adalah buntut dari dilepasnya gerbong yang terbakar itu. Tak disangka, rangkaian gerbong yang paling belakang (di belakang gerbong terbakar ada 2 rangkaian lainnya), yakni gerbong makan tiba-tiba terlepas dan meluncur tanpa terkendali ke arah Stasiun Plered. Ini dikarenakan kondisi jalur rel antara Stasiun Cisomang dan Plered yang berjarak 7 Km dalam kondisi menurun. Dengan kecepatan tinggi gerbong makan ini menghantam KA Ekonomi yang sedang berhenti di Stasiun Plered. "Gerbong ini juga sudah di police line, semuanya masih diselidiki," tambah Mateta.Benturan keras yang terjadi pada Sabtu 3 November pukul 14.15 WIB ini mengakibatkan 2 orang tewas, yakni salah seorang penumpang KA Ekonomi, Poniman dan seorang pengendara motor yang berada di lintasan bernama Azahari.Gerbong yang meluncur itu terlebih dahulu menghantam Azahari lalu terus melaju menghantam KA Ekonomi. Selain itu puluhan orang pun mengalami luka dan dirawat di rumah sakit terdekat."Korban mendapat santunan dari asuransi, demikian juga yang dirawat di rumah sakit," tandas Mateta.Kini gerbong yang terbakar masih diamankan di Stasiun Cisomang, sedang gerbong makan yang terlepas berada di Stasiun Plered. "Semua jadwal normal, tidak ada yang terganggu," tuturnya. (ndr/)


Berita Terkait