Pemerintah Ancam Paksa Warga Mengungsi

Pemerintah Ancam Paksa Warga Mengungsi

- detikNews
Sabtu, 03 Nov 2007 21:25 WIB
Denpasar - Pemerintah bakal memaksa warga di sekitar Gunung Kelud mengungsi seiring munculnya tanda-tanda akan terjadinya letusan."Himbauan kita sampaikan selama ini kurang berjalan dengan efektif. Nanti, kita akan melakukan paksaan agar bersedia mengungsi," kata Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah usai melantik Taruna Siaga Bencana (Tagana) wilayah Bali, NTB, dan NTT di Pantai Kuta, jalan Pantai Kuta, Bali, Sabtu (3/11/2007). Bacthiar mengatakan seiring meningkatnya aktivitas Gunung Kelud, jalan terbaik adalah segera mengungsikan warga, khususnya anak-anak dan orang tua. "Nyawa lebih penting. Jika banyak yang meninggal pemerintah akan disalahkan," katanya.Pemerintah berjanji akan memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada warga yang berada di pengungsian meskipun dengan fasilitas seadanya.Menurut Bacthiar berdasarkan laporan terakhir Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) bahwa tanda-tanda bakal meletusnya Gunung Kelud secara ilmiah semakin tampak. Indikasi adalah suhu permukaan danau kawah meningkat mencapai 40,4 derajat celcius serta aktivitas gempa tremor yang juga kian meningkat. Untuk membantu proses evakuasi dan pengungsian sebanyak 1.000 Tagana dikerahkan di beberapa titik diantaranya di Kabupaten Kediri dan Blitar. Tagana in berasal dari DIY, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sebanyak 20 ribu Tagana cadangan juga disiapkan siagakan.Sementara itu Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Depkes Rustam S Pakaya menyatakan bahwa 44 titik lokasi pengungsian telah disiapkan dengan 17 posko kesehatan."Pengungsi dari Kediri 5.914 jiwa dari 4 Kecamatan di daerah Kediri dan 1.415 dari 3 wilayah di Blitar," ujar Rustam dalam pesannya kepada detikcom."Selain itu tenaga kesehatan dan ambulans di ring 1,2, dan 3 telah bersiaga penuh," tambahnya. (ndr/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads