2 Perampok BRI Syariah Dibekuk

2 Perampok BRI Syariah Dibekuk

- detikNews
Sabtu, 03 Nov 2007 15:50 WIB
Jakarta - Tim Gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan akhirnya menangkap dua pelaku perampokan BRI Syariah Cipulir, Kebayoran Lama. Kedua pelaku ditangkap di Semarang, Jawa Tengah, tapi identitasnya masih dirahasiakan."Kita masih melakukan pemeriksaan secara intensif, sehingga baru besok (Minggu) kita rilis," kata Kepala Polisi Resort Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Chairul Anwar, kepada wartawan di kantornya, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (3/11/2007).Seperti diketahui, Kamis (25/10/2007) pukul 03.30 WIB telah terjadi perampokan di BRI Syariah Cipulir, Jl Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Dalam aksi tersebut, para pelaku sempat memukul satpam bernama Rukiyat warga Jl Kalimantan I Blok DM No 20, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang, Banten dengan linggis hingga tewas. Para pelaku hanya berhasil membawa kabur telepon selular (handphone) dan komputer jingjing (laptop). Sementara brankas yang berisi uang tidak berhasil mereka bawa kabur.Menurut informasi yang diperoleh di lingkungan kepolisian, dua tersangka perampokan yang ditangkap ini bernama Ramlan (52) dan Edi (31). Keduanya ditangkap di Terminal Terboyo, Semarang, Jumat (2/11/2007) pukul 22.00 WIB. Saat itu, mereka sedang menunggu bus untuk menuju Nganjuk. Sejauh ini belum diketahui identitas Ramlan dan Edi yang sebenarnya apa. Namun dari informasi yang diperoleh wartawan, Ramlan selama ini diketahui menempati salah satu rumah toko (Ruko), yang posisinya tidak jauh dari BRI Syariah Cipulir. Karena terlilit utang dan butuh uang, akhirnya Ramlan melakukan perampokan. Dalam aksinya, Ramlan sendiri dibantu oleh Edi yang tercatat sebagai Sarjana Komputer lulusan salah satu perguruan tinggi komputer. Mereka sebelum tertangkap di Semarang, sempat mampir di Solo guna menuju Nganjuk. Dari keduanya, polisi menyita barang bukti hasil rampokannya, yaitu satu buah telepon selular, sementara komputer jinjing yang mereka bawa sudah dijual. (zal/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads