Trah Mataram Nyambung Balung di Senayan

Trah Mataram Nyambung Balung di Senayan

- detikNews
Sabtu, 03 Nov 2007 14:15 WIB
Jakarta - Seribuan orang kerabat dari empat Kraton yang masuk Trah (silsilah) Mataram berkumpul di Senayan City, Jakarta dalam sebuah acara halal bihalal. Adik kandung Sri Sultan Hamengkubuwono X, GBPH Prabukusumo, pun membatah acara tersebut sebagai konsolidasi untuk mendukung Sultan Hamengkubuwono sebagai Calon Presiden 2009.Pertemuan yang bertema Halal Bihalal Kerabat Catur Saghotra, menurut Prabukusumo, merupakan pertemuan silahturahmi Trah Mataram yang memang jarang bertemu. "Jangan dipolitisir, pertemuan ini hanya untuk menyambungkan balung (tulang) antar Trah Kraton Mataram," ujarnya di sela-sela acara tersebut di Senayan City, Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta, Sabtu (3/11/2007).Prabukusumo menegaskan, untuk menjadi Capres itu tidak mudah seperti dipikirkan orang dan harus didukung partai politik. Sementara, untuk mencalonkan diri secara independen pun syaratnya tidak mudah. Oleh karena itu, Prabukusumo meminta agar acara halal bihalal ini tidak perlu untuk dipolitisir, seakan-akan konsolidasi untuk mendukung Sultan Hamengkubuwono X. Sementara itu, Ketua Pelaksana acara, Mien Sekar Ayu Sugandhi mengatakan, acara yang diselenggarakannya merupakan upaya untuk meningkatkan kerukunan antar paguyuban trah."Kami melihat pentingnya upaya silaturahmi antara kerabat ini," ujar mantan Menteri Sosial diera Soeharto ini. Mien Sugandhi menambahkan, pertemuan ini telah dipersiapkan selama satu bulan yang dihadiri sekitar 1.000 orang. Mereka merupakan kerabat dari Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kasultanan Ngajogjakarta Hadiningrat, Pura Mangkoenegaraan dan Pura Pakualaman. "Acara ini akan menjadi ajang silaturahmi di antara empat kalangan kraton yang masing-masing memiliki budaya tradisional yang berbeda," tandasnya.Di tempat yang sama, Ketua Umum Panitia Halal Bihalal Kerabat catur Saghotra, KRAY Sedahmirah N Soedarsono menjelaskan, dipilihnya tema pertemuan tersebut, karena Kraton Mataram merupakan pusat kebudayaan, serta untuk mewujudkan kesatuan Jawa Mataram. Diharapkan pula, meningkatkan kontribusi aktif dalam pelestarian budaya Jawa Mataram. (zal/aan)


Berita Terkait