26 Siswa di Pulogebang Jaktim Masih Dirawat Usai Diduga Keracunan Makanan

26 Siswa di Pulogebang Jaktim Masih Dirawat Usai Diduga Keracunan Makanan

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Sabtu, 09 Mei 2026 13:39 WIB
Kepala Dinkes DKI Ani Ruspitawati
Kepala Dinkes DKI Ani Ruspitawati (Belia/detikcom)
Jakarta -

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengatakan sebanyak 26 siswa masih menjalani perawatan setelah diduga keracunan makanan di wilayah Pulogebang, Jakarta Timur. Saat ini, Dinkes DKI bersama Dinas Pendidikan masih melakukan pendataan siswa yang mengalami keluhan.

"Dinkes bersama Disdik mendata dari orang tua yang melaporkan anaknya bergejala pada Jumat kemarin, ada 252 yang melaporkan, yang mengakses faskes sejumlah 188 dan yang dirawat hingga hari ini ada 26," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati saat dimintai konfirmasi, Sabtu (9/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ani menjelaskan gejala yang dialami siswa beragam dan sebagian besar tidak berat. Seluruh pasien dirawat di ruang rawat inap biasa. Mereka dirawat di berbagai rumah sakit, yakni RS Citra Harapan Bekasi 12 pasien, RS Ananda 3 pasien, RSI Pondok Kopi 2 pasien, RS Resti Mulya 2 pasien, RS Firdaus 4 pasien, RSI Sukapura 2 pasien, dan RS Pekerja 1 pasien

"Gejalanya memang beragam, banyak juga yang tidak berat," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan, dugaan sementara, keracunan berasal dari pangsit isi tahu yang disajikan. Dugaan itu muncul setelah makanan disebut memiliki rasa masam.

"Diduga dari pangsit isi tahu karena rasanya masam. Pemeriksaan laboratorium baru keluar paling cepat Selasa depan," ucapnya.

Dinkes DKI juga telah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap SPPG Pulogebang yang menyiapkan makanan. Pengawasan mulai dari inspeksi kesehatan lingkungan hingga pelatihan penjamah makanan.

SPPG Pulogebang mulai beroperasi sejak 31 Maret 2026. Saat ini, SPPG tersebut masih dalam proses pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

"IKL sudah dilakukan dan saat ini SPPG dalam proses perbaikan dan pelatihan bagi penjamah makanannya," jelasnya.

Lihat juga Video 'Ratusan Siswa-Guru di Tulung Klaten Diduga Keracunan MBG Sop Galantin':

(bel/amw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini