Polsek Kebayoran Baru mengungkap sindikat penadah handphone dari hasil pencurian. Polisi mengamankan total 225 unit handphone, termasuk iPhone 17 Pro Max hingga ponsel Android lainnya.
"Total keseluruhan yang berhasil kami amankan itu 225 unit," kata Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Nugraha Kusuma dalam jumpa pers di Mapolsek Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (8/4/2026).
Dalam pengungkapan ini, awalnya polisi menerima banyak laporan masyarakat yang kerap kehilangan ponsel salah satunya di Blok M. Beberapa laporan tertanggal 12-13 April ada warga yang kehilangan iPhone 11 Pro dan iPhone 17 Pro Max ya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian polisi mengejarnya dan mendapati titik di sebuah apartemen yang berada di kelurahan LRT City, Kecamatan Bekasi Timur. Polisi juga mendapat kabar ada orang yang menadah handphone-handphone dari hasil curian di Bekasi.
"Dengan teknik-teknik kepolisian berdasarkan scientific investigation, kami mendapatkan salah satu titik lokasi di apartemen," kata Nugraha.
Kemudian polisi melakukan penggerebekan dan mengamankan tiga orang. Ketiganya berada di apartemen yang sama.
"Tiga orang sudah kami tetapkan sebagai tersangka: MR alias A, MAA alias A juga, kemudian J alias J ya," jelasnya.
Nugraha menjelaskan para penadah ini menjual ponsel iPhone maupun Android ini dengan cara beli putus. Mereka kemudian menghilangkan jejak agar tak terdeteksi bila terjadi sesuatu.
"Jadi mereka begitu transaksi langsung ganti nomor dan menghapus identitasnya juga masing-masing," imbuh dia.
Selanjutnya, polisi mengumpulkan barang bukti dan mendatanya. Lalu mereka mengembalikan ponsel tersebut kepada pemilik masing-masing.
"Jadi saya tambahkan bahwa barang bukti yang sudah kami amankan itu 42 unit handphone Android, 183 unit handphone iPhone, dan sudah dikembalikan sebanyak kurang lebih 40 unit," katanya.
Simak juga Video 'Rekaman CCTV Komplotan Emak-emak Curi HP di Mal Kota Batu':
(tsy/zap)









































