Sutiyoso Tebar Pesona pada Warga Korban Lumpur

Sutiyoso Tebar Pesona pada Warga Korban Lumpur

- detikNews
Jumat, 02 Nov 2007 19:25 WIB
Surabaya - Pemilihan presiden masih dua tahun lagi namun nama-nama akan mengajukan diri sebagai capres sudah mulai tebar pesona. Salah satunya Sutiyoso.Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mendekati masyarakan Jawa Timur. Bang Yos, demikian Sutiyoso biasa disapa memanfaatkan momen saat menjadi pembicara dalam Simposium Pengembangan Surabaya Metropolitan Area di Masa Depan di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.Bang Yos tampak mendekati 50 warga korban lumpur Lapindo yang masih bertahan di penampungan Pasar Baru, Porong, Sidoarjo.Korban lumpur dari Desa Renokenongo yang rata-rata perempuan ini mengadu pada Sutiyoso. Mereka berharap, Sutiyoso dapat menyampaikan pada pemerintah bahwa mereka menolak uang muka 20 persen dan meminta pembayaran uang muka 50 persen serta menyediakan lahan di Pasuruan."Kita minta uang muka 50 persen. Kalau muka 20 persen itu tidak cukup," kata koordinator warga Sunarto kepada Bang Yos.Sutiyoso mengatakan dirinya akan menyampaikan permintaan warga tersebut pada pemerintah. Namun menurutnya, keinginan warga tersebut susah dipenuhi oleh pemerintah karena korban yang lain sudah menerima uang muka 20 persen."Tidak bisa kalau berbeda karena masyarakat yang lain sudah dibayar 20 persen," ujar Bang Yos.Ketika disinggung dengan aksinya menemui warga korban lumpur Bang Yos mengatakan kalau pun ini disebut kampanye terselubung juga tidak ada masalah. "Kampanye terselubung bolehkan ya. Ya anggap saja yang tadi sekedar lewat. Tapi kalau dipikirkan ya terimakasih," tuturnya.Sutiyoso kemudian ditanya mengenai pandangannya terhadap masyarakat Jawa Timur, menurutnya, dirinya senang datang ke Jawa Timur karena masyarakat Jatim basis massanya sangat semangat. "Saya sangat suka di Jawa Timur. Saya lebih cocok dikatakan sebagai orang Jatim daripada orang Jawa Tengah. Orang Jatim lebih dinamis dan ceplas ceplos," ungkapnya.Sutiyoso menjelaskan, kedatangannya ke ITS Kali ini karena diundang sebagai pembicara mengenai kota megapolitan. Dan langkah kedepan dirinya lakukan adalah sosialisasi. Karena dirinya berbeda dengan kandidat lain dia adalah pemain pemula. "Mereka semua pemain lama, pernah berkampanye," jelasnya.Ketika dicerca dengan pertanyaan mengapa dirinya sangat yakin maju sebagai kandidat presiden, pria asal Jawa Tengah ini menandaskan ibarat barang dirinya layak untuk menjadi pemimpin. (wln/ken)


Berita Terkait