Kalla Minta Ulama Introspeksi
Jumat, 02 Nov 2007 16:41 WIB
Jakarta - Aliran sesat semakin marak berkembang di Indonesia. Wakil Presiden Jusuf Kalla pun meminta para ulama untuk instropeksi diri.Hal tersebut disampaikan Kalla saat menerima rombongan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (2/11/2007)."Tadi Pak Wapres bilang para ulama diminta introspeksi diri mangingat akhir-akhir ini aliran menyimpang semakin tinggi," ujar Ketua Komisi Fatwa MUI Ma'ruf Amin usai bertemu Kalla.Ma'ruf Amin pun mengakui akhir-akhir ini dakwah yang dilakukan MUI perlu ada evaluasi. "Kita juga akan menggunakan media massa. Karena sekarang porsinya masih kecil. Hanya dakwah yang entertainment saja yang diminati," tuturnya.Ketua MUI Umar Shihab menambahkan, saat ini pendidikan agama diakui makin berkurang. "Salah satu faktor lahirnya aliran menyimpang itu karena kurangnya pendidikan. Kita akan kembangkan lagi pendidikan ulama. Dan kita meminta bantuan kepada Wapres," ujarnya.Untuk menyikapi permintaan Kalla, MUI akan menggelar rapat kerja nasional (rakernas) pada 5 November mendatang. Dalam rakernas ini, MUI juga akan meminta kejaksaan agung mengoptimalkan lagi kerja Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem)."Agar aliran-aliran yang menyimpang itu bisa diketahui sejak dini," jelas Ma'ruf Amin.Sekum MUI Ikhwan Syah memaparkan, saat ini MUI sudah mengharamkan 9 aliran yang dinilai menyimpang dari ajaran yang sudah disepakati kaum ulama."Yang saya ingat, Islam Jamaah, Ahamdiyah, Inkar Sunnah, Salat 2 bahasa, Lia Eden, Al Qiyadah. Sedangkan Alquran suci masih kita teliti," pungkasnya.
(ary/nrl)











































