×
Ad

Layanan Darurat Pemkot Bandung Diteror 200 Penelepon Iseng

Rifat Alhamidi - detikNews
Jumat, 08 Mei 2026 11:00 WIB
Ilustrasi hp (Foto: Getty Images/Delmaine Donson)
Jakarta -

Layanan panggilan darurat 119, 112, dan WhatsApp Pemkot Bandung kerap menjadi sasaran telepon iseng oleh oknum tak bertanggung jawab. Bentuk telepon iseng itu dari tidak ada suara penelepon hingga tertawa cekikikan.

"Ini yang menjadi isu juga di 2-3 bulan terakhir, kesadaran bagi masyarakat-masyarakat yang iseng nelpon ke 119. Pas ditelepon, kemudian diangkat oleh kami, tidak ada suaranya. Kalaupun ada suaranya, ngobrol nggak jelas. Atau kalaupun ada suaranya, cekikikan nggak jelas," kata Kepala Public Safety Center (PSC) Dinkes Kota Bandung Eka Anugrah, dilansir detikJabar, Kamis (7/5/2026).

Ironisnya, panggilan iseng pada April lalu tercatat mencapai 200-an. Eka meminta masyarakat lebih bijak mengakses layanan kedaruratan karena berpotensi menghambat pertolongan terhadap warga yang benar-benar membutuhkan.

"Kemarin bulan April saya mencatat ada kisaran 200 panggilan iseng. Ini juga mudah-mudahan bisa menyampaikan kepada masyarakat agar lebih bijak dalam mengakses layanan kegawatdaruratan," ungkapnya.

"Entah itu layanan ambulan 119 ataupun layanan 112. Karena kalau misalkan layanan ini digunakan untuk iseng, kasihan nanti pada saat yang bersamaan ada kasus emergensi justru akan tertahan," pungkasnya.

Simak selengkapnya di sini.

Lihat juga Video: Ramai Teror Usai Kritik soal Sumatera, Anies Singgung Peran Negara




(yld/idh)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork