Prijanto Promosi Konversi Elpiji
Jumat, 02 Nov 2007 16:15 WIB
Jakarta - Sambil menyelam minum air. Itulah yang dilakoni Wagub DKI Jakarta Prijanto. Saat meninjau stasiun pompa Waduk Pluit, Prijanto mempromosikan program konversi minyak tanah alias minah ke gas elpiji.Prijanto dan rombongan meninjau Stasiun Pompa Waduk Pluit, Jalan Muara Baru Ujung, Pluit, Jakarta Utara, Jumat (2/11/2007).Nah... saat itulah puluhan ibu dan anak-anak yang tinggal di bantaran kali menonton kegiatan orang nomor dua di Jakarta itu. Kesempatan ini pun dimanfaatkan Prijanto untuk menyapa warganya."Apa ibu-ibu sudah menggunakan gas elpiji atau masih minyak tanah, kalau sudah menggunakan gas elpiji bagus," kata Prijanto."Takut Pak... bahaya... takut meledak," sahut para ibu.Prijanto pun menggelengkan kepala, dan berujar "Kompor minyak itu lebih sering meledak daripada kompor gas, lebih bahaya pakai kompor minyak," kata dia."Ini seperti naik pesawat, orang-orang takut jatuh naik pesawat. Tetapi ternyata lebih sering yang kecelakaan justru yang naik bus," lanjut Prijanto."Pak, minyak tanahnya mahal, turunin dong," pinta para ibu lagi."Nah karena itu, minyak tanah kan mahal beralih ke gas elpiji, lebih murah. Itu ada pedagang yang setelah menggunakan gas elpiji keuntungannya bisa naik Rp 450 ribu. Jadi yang mau beralih nanti bisa didata oleg RT dan RW-nya," terang Prijanto.Dialog yang singkat itu pun harus berakhir karena Prijanto hendak bergerak ke Stasiun Pompa Ancol, Jakarta Utara.Warga berebutan menjabat tangan Prijanto. Dahhhhh....! Warga pun melambaikan tangan melepas Prijanto yang naik ke atas bus.
(aan/sss)











































