Pakem Kejari Bandung Deteksi dan Inventarisir Aliran Sesat

Pakem Kejari Bandung Deteksi dan Inventarisir Aliran Sesat

- detikNews
Jumat, 02 Nov 2007 14:44 WIB
Bandung - Tim Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) Kejari Bandung mengaku belum mengendus adanya kelompok Al Qiyadah Al Islamiyah di Bandung. Meski begitu, Pakem akan terus mendeteksi dan menginvetarisir kelompok sesat maupun yang baru diduga sesat.Hal itu disampaikan Kajari Bandung Chuck Suryo Sumpeno kepada wartawan usai rapat dengan Tim Pakem di kantornya, Jalan Jakarta, Bandung, Jumat (2/11/2007)."Untuk sementara kami belum menemukan adanya kelompok Al Qiyadah Al Islamiyah yang telah dinyatakan sesat oleh MUI. Tapi itu bukan berarti tidak ada. Bisa saja ada, namun belum berhasil kami deteksi," ujar Chuck.Menurutnya, Tim Pakem juga belum berhasil mendeteksi keberadaan organisasi kelompok Alquran Suci yang diduga menyimpang. Pakem, kata dia, baru menemukan gejala adanya kegiatan kelompok itu. "Gejalanya seperti banyaknya kasus orang yang menghilangkan diri karena diduga ikut pengajian Alquran Suci. Tapi hingga saat ini kami belum menemukan kelompok ini," tutur Chuck.Selain Al Qiyadah dan Alquran Suci, tim Pakem juga tengah menginventarisir kelompok lain yang diduga menyimpang. Namun, Chuck enggan merinci lebih lanjut mengenai kelompok tersebut. "Tidak bisa saya katakan sekarang, karena kan masih diselidiki," tandasnya. (ern/nrl)


Berita Terkait