Pencarian Galang Difokuskan di Bandung

Anak Dosen UGM Hilang

Pencarian Galang Difokuskan di Bandung

- detikNews
Jumat, 02 Nov 2007 14:31 WIB
Pencarian Galang Difokuskan di Bandung
Sleman - Seluruh kerabat dan keluarga besar (alm) Dr HM Masykur Wiratmo dikerahkan untuk mencari Galang Pekerti Utama (16). Pencarian difokuskan di wilayah Bandung yang menjadi titik terakhir keberadaan Galang berdasarkan sinyal handphone.Namun sampai hari ini, Jumat (2/11/2007) atau sudah lima hari, siswa kelas II IPS SMA 3 Yogyakarta itu belum diketemukan. Ibu kandung Galang, Ny Siti Aminah Masykur, berharap anaknya cepat diketemukan."Semua keluarga mencari Galang. Keluarga dan kerabat di Jakarta saat ikut membantu mencari," kata paman Galang, Ahmad Jam'an, kepada wartawan di rumah Ny Siti Aminah Masykur, kompleks Perum BKN No 10 Dusun Jongke, Desa Sendangadi, Kecamatan Mlati Sleman, Jumat (2/11/2007). Menurut Jam'an, pihak kepolisian juga masih melakukan pencarian, namun hingga saat ini belum ada perkembangan. Pencarian masih dilakukan di wilayah Bandung dan sekitarnya karena titik terakhir Galang terdeteksi melalui sinyal HP masih di Bandung.Selain menyerahkan pencarian kepada polisi, beberapa kerabat dari almarhum Dr HM Masykur Wiratmo MSc dan Ny Siti Aminah Masykur yang ada di Jakarta juga ikut membantu. Bahkan beberapa kenalan keluarga di organisasi Muhammadiyah juga ikut membantu melacak karena keluarga tidak punya kerabat di Bandung."Beberapa keluarga yang ada di Jakarta juga ikut membantu dan transaksi pengambilan uang melalui ATM juga terus dipantau," kata guru SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta.Dia mengatakan ibu Galang sangat sedih dengan hilangnya anak nomor dua itu. Selama ini Galang adalah anak yang penurut, jujur dan baik terhadap keluarga maupun orang lain. Semua keluarga mengharapkan Galang segera pulang ke rumah dalam keadaan sehat tanpa kurang apa pun. Keluarga maupun Galang juga tidak punya musuh atau masalah dengan orang lain. "Dia itu tidak bisa kelahi, badannya saja kurus. Tidak pernah berbuat aneh-aneh atau macam-macam. Kami juga tidak yakin dia itu diculik orang," pungkas Jam'an. (bgs/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads