JK Yakin Dana Pemilu Lebih Rendah dari Rp 22 Triliun
Jumat, 02 Nov 2007 14:17 WIB
Jakarta - Segala cara untuk berhemat harus dilakukan KPU dalam penyelenggaraan Pemilu tahun 2009. Wapres Jusuf Kalla pun yakin anggaran KPU akan lebih rendah dari Rp 22 triliun."Komputer kan daerah punya, pinjam saja, nggak usah beli yang baru. Untuk kertas (kertas suara-red) tidak usah pakai yang luks, kertas koran saja, kan cuma dipakai 5 menit saja," kata Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2007).KPU sebelumnya mengusulkan anggaran Pemilu 2009 sekitar Rp 47 triliun.JK tidak percaya anggaran pemilu hampir mencapai Rp 50 triliun. "Namun kita harus lebih efisien jangan sampai hampir lebih dari Rp 50 triliun karena itu terlalu besar," ujarnya.Untuk itu, menurut dia, KPU dan Depdagri harus membicarakannya. "Saya yakin akan lebih rendah dari Rp 22 triliun. Namanya usulan kan cenderung tinggi-tinggi," kata JK.Apa jumlah pemilih dalam TPS akan diatur? "Itu supaya lebih efisien dan saya sudah bicara dengan partai lain karena kondisi negara seperti ini. Jadi kita mengusulkan untuk mendaftar pakai KTP saja. Di luar negeri kan semua simpel-simpel. Di sini banyak pemilunya malah susah-susah," beber dia.
(aan/nrl)











































