Maaf yang Tak Sempat Terucap dari Pilot Pengebom Hiroshima

Maaf yang Tak Sempat Terucap dari Pilot Pengebom Hiroshima

- detikNews
Jumat, 02 Nov 2007 13:34 WIB
Tokyo - Paul Warfield Tibbets Jr telah menghembuskan nafas terakhirnya. Namun tak ada kata maaf yang sempat terucap dari pilot pengebom Hiroshima itu untuk para korban aksinya.Para korban selamat serangan bom atom pertama di dunia tersebut menyesalkan Tibbets yang tidak pernah menunjukkan penyesalannya.Tibbets dengan mengawaki pesawat B-29 menjatuhkan bom atom "Little Boy" seberat 4 ton di Hiroshima, Jepang pada 6 Agustus 1945.Dia meninggal dalam usia 92 tahun pada Kamis 1 November 2007 di rumahnya di Columbus, Ohio, AS, karena menderita penyakit hati."Dia tidak minta maaf, sama seperti pemerintah Amerika. Mereka malah berargumen pengeboman itu menyelamatkan jutaan orang Amerika dan Jepang karena mengakhiri Perang Dunia II," ujar Nori Tohei (79) yang selamat dari pengeboman Hiroshima seperti dilansir AFP, Jumat (2/11/2007).Padahal tercatat 140 ribu nyawa langsung melayang akibat bom Hiroshima, dan 80 ribu nyawa lainnya menyusul kemudian."Seharusnya dia mengunjungi dulu Hiroshima sebelum meninggal dan melihat langsung apa yang dia perbuat terhadap sesama manusia," kata Tohei yang kini memimpin organisasi penderita akibat bom.Pria Hiroshima yang kini tinggal di Tokyo ini memahami Tibbets sebagai prajurit hanya mengikuti instruksi komandan."Tapi saya ingin dia menyadari kalau pengeboman itu merupakan kesalahan, dan agar dia meminta maaf kepada mereka yang terbunuh maupun menderita seumur hidup akibatnya," ujar Tohei.Tohei berulang tahun yang ke-17 pada 3 hari setelah bom Hiroshima. Tepat pada hari ulang tahunnya, bom Nagasaki dijatuhkan. AS tidak pernah secara resmi meminta maaf atas 2 serangan tersebut.Meski belum pernah melihat langsung kehancuran di Hiroshima, Tibbets menyempatkan diri berjalan kaki di Nagasaki beberapa minggu setelah bom Nagasaki."Beberapa jalan dan daratan yang kami lalui telah melengkung dan tertekuk-tekuk akibat bom. Hal tergila yang pernah dilihat," kata Tibbets kepada Columbus Dispatch pada 2003. (sss/ana)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads