Disidak Prijanto, Simsalabim! Pintu Air Manggarai Bersih Sampah

Disidak Prijanto, Simsalabim! Pintu Air Manggarai Bersih Sampah

- detikNews
Jumat, 02 Nov 2007 09:47 WIB
Jakarta - Sampah-sampah yang biasanya menumpuk di Pintu Air Manggarai mendadak 'hilang'. Pintu air Manggarai menjadi bersih saat ditinjau Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto.Prijanto dan rombongan tiba di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (2/11/2007) pukul 08.15 WIB.Prijanto yang terbalut setelan safari warna coklat tua tampak didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemprov DKI Jakarta Wisnu Subagya, Walikota Jakarta Selatan Saiful Efendi, Kepala Dinas Trantib dan Linmas Harianto Bajuri, serta Kepala Seksi Pengendalian dan Pemeliharaan Air Dinas PU Suparman.Orang nomor 2 DKI Jakarta ini langsung memantau kantor pintu air Manggarai yang dijaga 3 petugas berpakaian dinas warna coklat."Bagaimana alat komunikasinya?" tanya Prijanto."Semua berfungsi, baik Pak," sahut petugas.Prijanto melihat langsung ke pintu air Manggarai yang mengarah ke Tanah Abang. Mantan Aster KSAD ini pun mendengarkan penjelasan dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemprov DKI Jakarta Wisnu Subagya."Kita tidak boleh lepas tangan, kalau tidak boleh ditegur," ujarnya.Pengamatan detikcom, pintu air Manggarai tampak bersih. Tidak ada sampah-sampah yang menghiasi dan menyumbat di pintu air itu. Padahal biasanya aneka macam sampah mengambang di sana, ada kayu, plastik, kasur dan lainnya. Ada truk yang terus mengeruk sisa-sisa sampah di pinggir pintu air."Itu stand by terus. Tiap hari dibersihkan nggak," tanya Prijanto lagi."Ya Pak," ujar petugas pintu air.Prijanto melangkah menuju pintu air Manggarai yang mengarah ke Masjid Istiqlal. Olala... ternyata berbalik 180 derajat dengan pintu air Manggarai yang menuju arah Tanah Abang. Tumpukan sampah tampak menghiasi pintu air itu."Besok pagi, saya tahu ini bersih," perintah Prijanto kepada Kepala Seksi Pengendalian dan Pemeliharaan Air Dinas PU Suparman.Rombongan selanjutnya meninjau Pompa Air Setiabudi. Di tempat tersebut, 4 dari 6 pompa air telah rusak."Sudah disampaikan ke pemerintah pusat belum," tanya Prijanto."Pernah, tetapi belum ditanggapi," sahut Wisnu. (aan/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads