Cegah Osteoporosis dengan Teri
Jumat, 02 Nov 2007 08:52 WIB
Jakarta - Produk makanan dan susu tambahan pencegah osteoporosis banyak bertebaran di pasar. Namun jika asupan tambahan itu dirasa terlalu mahal, cukup makan teri saja."Nggak usah beli susu kalsium makan teri saja sebenarnya sudah cukup," kata Dirjen Pengendilan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) I Nyoman Kandun di Kantor Depkes, Jl Hr Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (1/11/2007).Nyoman memang tidak omong kosong. Jumlah kalsium per 100 gram teri kering hampir sama jumlahnya dengna susu kalsium. Untuk 100 gram teri kering kandungan kaslsiumnya mencapai 1.200, beda tipis dengan susu kalsium dalam takaran sama yang kandungan kalsiumnya mencapai 1.450-2.000.Teri kering memang makanan laut yang paling tinggi kalsiumnya. Dan jika dibandingkan dengan teri basah hanya sekitar 500 dalam takaran yang sama. Rebon dan sarden kaleng juga termasuk dalam makanan tinggi kalsium.Selain itu, makanan lain yang dianjurkan untuk mencegah osteoporosis adalah susu dan produk turunannya seperti keju, yoghurt yang mempunyai kandungan kalsium 33-1.180 per 100 gram. Untuk sayuran, ada daun pepaya, bayam, sawi, dan brokoli yang mempunyai kandungan kalsium 110-353 per 100 gram. Sedangkan kacang-kacangan dan hasil olahannya seperti kacang panjang, susu kedelai, tempe, tahu tiap 100 gram memiliki kandungan 124-347 kalsium. "Konsumsi kalsium standard nasional 1.000-1.200 mg perhari. Orang Indonesia masih rendah, sekitar 254 mg/hari," jelas Nyoman.
(gah/gah)











































