Kakek & Nenek Hati-hati Pelukan dan Gendong Cucu

Kakek & Nenek Hati-hati Pelukan dan Gendong Cucu

- detikNews
Jumat, 02 Nov 2007 08:09 WIB
Jakarta - Bagi Anda yang sudah menjadi kakek atau nenek berhati-hatilah bergerak bila ada tanda-tanda osteoporosis. Jangan gendong cucu sembarangan atau berpelukan terlalu erat."Pasien saya pernah dijemput suaminya di bandara. Dipeluk suami tahu-tahu 'krak!', tulangnya patah. Jadi sudah nggak rapuh lagi, sudah sangat-sangat mudah patah," kata Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (Prosi) Prof dr Ichramsjah A Rachman dalam jumpa pers dalam rangka memperingati hari osteoporosis nasional di Kantor Depkes, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (1/11/2007).Yang tidak boleh juga, lanjutnya, adalah gerakan mengangkat seperti mengangkat cucu atau mengambil sesuatu dari bawah. "Karena daerah yang mudah patah adalah tulang punggung bagian bawah, pangkal paha, dan pergelangan tangan," jelasnya.Karena itu Ichram mengatakan perlu dibedakan senam osteoporosis dan senam pencegahan osteoporosis karena keduanya tak sama. Bagi penderita osteoporosis senam harus dilakukan ekstra hati-hati agar tulang tidak mudah patah. Sedangkan senam pencegahan osteoporosis dapat dilakukan sejak usia masih muda. Semakin banyak bergerak semakin menabung tulang. (gah/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads