Kepolisian London Divonis Bersalah Kasus Salah Tembak
Jumat, 02 Nov 2007 01:39 WIB
London - Dalam putusan yang mengejutkan, kepolisian London dinyatakan bersalah telah menempatkan masyarakat umum dalam bahaya. Hal itu terjadi dalam operasi antiterorisme yang berantakan dan berujung pada tewasnya seorang warga keturunan Brazil pada tahun 2005.Dalam berita yang dilansir nytimes.com, Jumat (2/11/2007), disebutkan polisi diharuskan membayar denda US$ 364.000 dan biaya persidangan US$ 800.000.Pada 22 Juli 2005, polisi salah mengidentifikasi korban sebagai 1 dari 4 pelaku peledakan bom di jaringan kereta bawah tanah London. Petugas membuntuti korban yang kemudian diidentifikasi bernama Jean Charles de Menezes (27) hingga kereta bawah tanah di Stockwell, London Selatan, lalu menembaknya di depan kerumunan orang.Keluarga de Menezes tidak terima dan meminta polisi yang menembak anggota keluarganya itu mundur dari jabatannya. Namun juri malah melihatnya bukan sebagai kesalahan perseorangan tapi institusi.Kepala kepolisian Ian Blair mengatakan tidak akan mundur terkait kasus ini. Menurutnya, pengadilan tidak bisa menunjukkan adanya kesalahan sistematis.Jaksa penuntut Clare Montgomery menilai kepolisian telah membuat kesalahan fatal dan mengerikan. Pertama, membiarkan tersangka pelaku bom bunuh diri masuk hingga kereta bawah tanah. Dan kedua, menembak korban hingga 7 kali di bagian kepala dari jarak dekat."Ini adalah hasil kesalahan sangat mendasar dalam menjalankan rencana operasional dalam cara yang aman dan bertanggung jawab," kata Montgomery.
(gah/gah)











































