Jimly Imbau Gedung Pemerintah Dibangun Tanpa Pagar
Kamis, 01 Nov 2007 18:43 WIB
Jakarta - Presiden SBY minta kantor lembaga pemerintahan tidak dibangun mewah. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie pun punya sikap serupa."Saya imbau kepada semua pimpinan instansi untuk membangun gedung tanpa pagar. Supaya gedungnya terlihat asri," kata Ketua MK Jimly Asshiddiqie di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2007).Imabuan Jimly bukan tanpa alasan. Menurutnya, pembangunan gedung tanpa pagar ini pun dapat mendukung program Pemprov DKI yang melarang gedung-gedung di jalan protokol memiliki pagar. "Kita sebagai warga di DKI, meskipin lembaga negara, harus tunduk pada peraturan. Termasuk Perda," jelasnya.Gedung tanpa pagar mempunyai makna transparansi dan keterbukaan. Masyarakat yang ingin menyalurkan aspirasinya bisa langsung berhubungan dengan pejabat terkait tanpa sungkan.Selain itu, lanjut Jimly, jika setiap instansi pemerintah tidak membatasi diri dengan pagar, maka hubungan antar lembaga menjadi lebih baik lagi. "Kita kan bisa kerjasama lebih erat lagi dalam mengurus taman-tamannya. Tapi kita jangan mencampuri urusan tugas masing-masing," ujarnya.Namun usulan tersebut tidak berlaku bagi istana negara dan kantor presiden. "Kalau istana, lain lagi itu. Tidak apa-apa memiliki pagar," sambungnya.Saat ini di sepanjang jalan Medan Merdeka Barat berkumpul 6 gedung pemerintah, kementerian kominfo, kementerian polkam, kementerian pemberdayaan perempuan, Departemen Perhubungan, dan kementerian kesra. Selain itu, di jalan ini terdapat juga Gedung RRI. Seluruh kantor tersebut memiliki pagar beton atau besi, kecuali gedung MK yang memiliki pagar hidup.
(ary/gah)











































