Polda Sumsel Bentuk Tim Khusus Bongkar Jaringan Al Qiyadah

Polda Sumsel Bentuk Tim Khusus Bongkar Jaringan Al Qiyadah

- detikNews
Kamis, 01 Nov 2007 17:03 WIB
Palembang - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan membentuk tim investigasi untuk membongkar jaringan Al Qiyadah Al Islamiyah. Tanda-tanda Al Qiyadah melebarkan sayap di wilayah ini sudah terlihat."Kami akan melakukan antisipasi mengenai masuknya ajaran Al Qiyadah Al Islamiyah di Sumsel," kata Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Marshudi Hanafi kepada pers di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (1/11/2007).Tim yang dibentuk itu, imbuh Marshudi, melibatkan intelkam, reskrim dan jajaran Polda lainnya. Lembaga dan instansi terkait diharapkan membantu kerja tim khusus ini.Marshudi mengaku mendapat informasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel tentang adanya sejumlah kelompok masyarakat, termasuk 2 mahasiswa yang menjadi pengikut jaringan Al Qiyadah. "Namun semua itu masih perlu diselidiki secara mendalam dan perlu dasar hukum kuat," kata Marshudi. Mengenai identitas dua mahasiswa tersebut, Marsudhi tidak bersedia membeberkan. Dia hanya mengimbau kepada masyarakat agar melaporkan kepada Polda Sumsel jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.Sebelumnya MUI Sumsel menginformasikan ada dua mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Palembang, yang disinyalir pengikut Al Qiyadah. MUI Sumsel menginformasikan dua mahasiswa itu dalam kondisi tertekan, stres, dan menjadi pendiam. MUI Sumsel merahasiakan identitas kedua mahasiswa yang masih berada di Palembang itu. Saat ini MUI tengah berusaha menyadarkan kedua mahasiswa itu agar bisa kembali ke ajaran Islam yang benar."Kami sudah berjanji dengan kedua orangtuanya untuk menjaga kerahasiaan setelah mengadu kepada kami," kata Sekretaris MUI Sumsel Supadmi Kohar kepada wartawan."MUI masih berusaha untuk mendekatinya. Apakah betul keduanya pengikut aliran Al Qiyadah. Jika semuanya jelas, MUI akan sampaikan ke masyarakat," janji Supadmi. (tw/umi)


Berita Terkait