Mandala Tergelincir Akibat Nose Wheel Patah
Kamis, 01 Nov 2007 16:18 WIB
Jakarta - Pesawat Mandala Airlines jenis Boeing 737-200 tergelincir di Bandara Abdurrahman Saleh, Malang, Jawa Timur, Kamis (1/11/2007). Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih menyelidiki kecelakaan tersebut. Kecelakaan pesawat komersial itu kemungkinan besar disebabkan patahnya nose wheel."Betul, karena nose wheel-nya patah," kata Ketua Sub Komite Udara KNKT Frans Wenas saat dihubungi detikcom. Frans mengatakan, kecelakaan yang menyebabkan sejumlah penumpang luka-luka itu masuk kategori accident. Meskipun hingga saat ini tidak ada informasi korban jiwa. "Kalau nose wheel patah, sudah accident meskipun tidak ada korban jiwa," jelas Frans. Frans juga mengungkapkan, telah mengirim petugas KNKT untuk melakukan penyilidikan lebih lanjut atas kecelakaan tersebut. Mereka adalah teknisi tim KNKT Masruri yang berangkat dari Surabaya dan Investigator In Charge (IIC) Kapten Ertata Lanang Galih yang sudah berangkat dari Jakarta.Sementara itu, Juru Bicara KNKT JA Barata mengatakan, ada kerusakan struktur dalam kecelakaan yang menimpa pesawat Mandala. "Mungkin karena saat itu landasan basah. Tapi selebihnya masih akan diselidiki," ujarnya.
(rmd/umi)











































