SBY: Jangan Macetkan Pembangunan

SBY: Jangan Macetkan Pembangunan

- detikNews
Kamis, 01 Nov 2007 16:16 WIB
Bogor - Aksi penolakan sebagian warga untuk merelakan lahannya bagi pembangunan proyek infrastruktur, menjadi perhatian Presiden SBY. Ia meminta masyarakat tidak menghalangi pembangunan."Kalau untuk kepentingan bersama dan lahan itu bisa dialihkan, lakukan dengan ganti rugi yang wajar. Tapi jangan macetkan pembangunan," kata SBY, Rabu (1/11/2007).Hal tersebut ia sampaikan dalam sambutannnya saat meresmikan penggunaan 100 ribu unit rumah sederhana sehat (RSH) di perumahan Citra Indra, Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.Diakuinya, pada masa lalu, oknum aparat pemerintahan sering kali berbuat curang dalam pengadaan lahan. Berkedok demi kepentingan umum, lahan milik warga dibeli dengan harga murah, lalu dijual kembali dengan harga mahal.Namun SBY yakin praktek penyelewengan seperti tersebut tidak lagi terulang. Secara internal pemerintah meningkatkan kewaspadaan, dan memastikan setiap warga pemilik lahan memperoleh ganti rugi yang tepat.Tinggal kini yang perlu menjadi perhatian bersama pemerintah dan masyarakat adalah ulah para spekulan tanah yang tidak bertanggung jawab dan keterlaluan. Bukan hanya kerap merugikan warga, tapi juga menjadi biang lambatnya pembangunan proyek sarana kepentingan umum."Pembangunan macet karena spekulan. Begitu tahu ada pembangunan, sertifikat cepat berganti nama. NJOP-nya Rp 100 ribu, dijualnya Rp 2 juta. Rakyat harus mendapat ganti rugi yang tepat. Jangan dikurangi," tandas SBY. (lh/sss)



Berita Terkait