Viral Pria di Jaksel Pukul Kapster gara-gara Tak Puas Hasil Cukuran

Viral Pria di Jaksel Pukul Kapster gara-gara Tak Puas Hasil Cukuran

Jabbar Ramdhani - detikNews
Senin, 04 Mei 2026 19:46 WIB
Video pemangkas rambut (kapster) di Jaksel dianiaya pelanggan viral di medsos. Kapster itu dipukul berkali-kali saat proses pangkas rambut belum selesai. (Dok. Istimewa)
Video pemangkas rambut (kapster) di Jaksel dianiaya pelanggan viral di medsos. Kapster itu dipukul berkali-kali saat proses pangkas rambut belum selesai. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Video penganiayaan terhadap pemangkas rambut (kapster) di Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel), oleh pelanggan viral di media sosial (medsos). Kapster itu dipukul berkali-kali saat proses pangkas rambut belum selesai.

Peristiwa itu disebut terjadi di barber shop yang di Jalan Pertanian IV, Lebak Bulus, Cilandak, Jaksel, pada Selasa (28/4/2026) sore. Atas penganiayaan tersebut, korban melapor ke Polsek Cilandak.

"Bahwa benar telah datang ke Polsek Cilandak yang mengaku mengalami penganiayaan," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi, Senin (4/5).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video yang beredar, terlihat pelanggan tersebut awalnya protes kepada kapster. Dinarasikan bahwa pelanggan itu marah karena tak puas dengan hasil cukuran korban. Dia berdiri dan mendorong korban berinisial KBN.

Terlihat korban berupaya meredam amarah pelaku dengan menunjukkan gestur meminta maaf. Korban juga sempat membersihkan sisa rambut di baju pelanggannya.

Namun kekerasan tetap terjadi dengan pelaku beberapa kali memukul ke arah wajah korban. Pelaku pergi dari barber shop setelah protes, memukul, dan melempar handuk ke korban.

Laporan dugaan penganiayaan itu diterima Polsek Cilandak dengan Laporan Polisi Nomor 87/IV/2026/SPKT, Polsek Cilandak, tanggal 29 April 2026.

"Terlapor masih dalam penyelidikan. Dan saat ini prosesnya tahap penyelidikan," katanya.

Tonton juga video "Kasus Pemukulan Staf Disidangkan, Zaskia Mecca Beri Pesan ke Oknum TNI"

(jbr/mei)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini