Pramono Minta Kelurahan Tampung Aduan Warga hingga Ikut Tangani Kasus KDRT

Pramono Minta Kelurahan Tampung Aduan Warga hingga Ikut Tangani Kasus KDRT

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Senin, 04 Mei 2026 12:54 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pihak kelurahan turut menangani persoalan warga. Dia meminta kelurahan tak hanya urus masalah administratif. (Belia/detikcom)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pihak kelurahan turut menangani persoalan warga. Dia meminta kelurahan tak hanya urus masalah administratif. (Belia/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti masih adanya persoalan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ia meminta jajaran kelurahan lebih responsif dalam menangani berbagai persoalan warga, khususnya yang berkaitan dengan masalah keluarga.

Hal itu disampaikan Pramono setelah meresmikan empat kantor lurah di wilayah Jakarta, Senin (4/5/2026). Ia menegaskan kantor kelurahan bukan sekadar tempat urusan administratif, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam pelayanan sosial masyarakat.

"Saya dengar langsung berbagai persoalan yang ada, mulai dari KDRT, perselingkuhan, perceraian, dan sebagainya. Itulah kondisi riil di masyarakat yang pemerintah harus hadir di tingkat paling bawah," kata Pramono di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Planet Senen, Jakarta Pusat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, kelurahan harus membuka diri seluas-luasnya bagi warga untuk menyampaikan keluhan, masukan, hingga mencari solusi atas persoalan yang dihadapi. Dengan begitu, pemerintah dapat hadir secara nyata dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

ADVERTISEMENT

Pramono menilai keberadaan aparatur di tingkat kelurahan sangat penting dalam meredam konflik sosial yang terjadi di lingkungan warga. Respons cepat dan pendekatan yang humanis dinilai menjadi kunci dalam penanganan masalah seperti KDRT.

"Kelurahan harus jadi tempat warga mengadu. Jangan hanya administratif, tapi benar-benar membantu menyelesaikan persoalan di lapangan," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kompleksitas persoalan di Jakarta yang berpenduduk hampir 11 juta jiwa menuntut pemerintah bekerja lebih adaptif. Berbagai masalah sosial, termasuk KDRT, perlu ditangani dengan pendekatan yang lebih komprehensif.

Dalam kesempatan yang sama, Pramono menyebut pemerintah terus memperkuat peran layanan masyarakat di tingkat bawah, termasuk melalui fasilitas, seperti RPTRA serta unit pelayanan perlindungan perempuan dan anak.

Dengan langkah tersebut, ia berharap tekanan sosial yang dialami masyarakat dapat berkurang, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi warga.

"Persoalannya tentunya berbagai hal, tetapi saya yakin dengan kehadiran pemerintah dalam persoalan-persoalan ini akan mengurangi stres ataupun tekanan yang ada di masyarakat," imbuhnya.

Lihat juga Video: Pramono Copot Lurah Kalisari-2 Pejabat Kelurahan Buntut Aduan Warga Dibalas AI

(bel/jbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini