6 Orang Tewas, Polisi Periksa Nakhoda dan ABK Kapuas Jaya I
Kamis, 01 Nov 2007 08:05 WIB
Inhu -
Tewasnya 6 orang pekerja borongan di kapal tongkang Kapuas Jaya I di Riau masih ditangani kepolisian. Nakhoda dan 2 anak buah kapal (ABK) telah diperiksa. Hal itu dibenarkan Kasatreskrim Polres Indragiri Hulu, Riau, Iptu Amam Wahyudi saat dihubungi detikcom, Kamis (1/11/2007)."Polisi masih melakukan olah TKP dan belum dapat menyimpulkan tersangka dalam kasus ini," kata Amam.Keenam korban tewas dalam peristiwa itu adalah R Azhar (46), R Umar (18), Imam Ilham (17), Dedi Setiawan (21), Arifin (15) dan Herman (15).Amam menjelaskan, peristiwa naas itu terjadi Selasa 30 November. Menurut sejumlah saksi, pada pukul 22.00 WIB, sebagian pekerja baru saja selesai membersihkan tangki blok 2. Mereka pun berencana untuk masuk ke tangkai blok 3 yang berkapasitas 22 ribu liter crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit.Namun sebelumnya, mereka sempat beristirahat terlebih dahulu. Sekitar pukul 23.00 WIB, mereka beranjak menuju ke tangki blok 3 yang perlu tangga 4 meter untuk memasukinya. Dengan menggunakan senter, Imam, Dedi dan Arifin mulai masuk ke area tangki yang tanpa cahaya dan berbau menyengat.Sekitar 10 menit berada dalam ruangan itu, rekan mereka yang menunggu di luar justru mendengar suara minta tolong. Azhar, Umar dan Herman pun berusaha menghampiri mereka. Namun, ketiganya justru tak sadarkan diri dalam ruangan itu.Keenam rekannya yang menanti di luar tangki pun hanya bisa berteriak meminta tolong pada warga sekitar. Namun nyawa 6 pria itu tidak bisa diselamatkan.
(fiq/nrl)










































