Al Qiyadah Jangan Jadi Komoditi Elit

Al Qiyadah Jangan Jadi Komoditi Elit

- detikNews
Kamis, 01 Nov 2007 08:00 WIB
Jakarta - Merebaknya aliran Al Qiyadah Al Islamiyah yang meresahkan kalangan muslim diminta agar tidak menjadi komoditi para elit. Hal ini dinilai justru membuat keresahan makin menjadi di kalangan bawah."Sebenarnya orang Indonesia itu baik-baik. Asal jangan dijadikan komoditi oleh elit. Kalau coba main-main di situ, orang bawah bisa jadi nggak karuan," kata sosiolog UI Hanneman Samuel dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (1/10/2007).Dia menjelaskan, munculnya aliran seperti Al Qiyadah berpotensi konflik di kalangan masrakat bawah. Itu sebabnya, para elit diminta agar tidak gegabah. Dalam menyelesaikan kemelut ini, cara-cara dialogis tidak boleh diabaikan."Ini kan area sensitif. Tapi ini juga tugas elit untuk menjelaskan, kita ada persoalan, yuk kita pecahkan baik-baik, kita diskusi. Orang-orangIndonesia pada dasarnya bisa diajak ngomong," jelasnya.Di sisi lain, kata Hanneman, momen seperti ini justru memberikan kesempatan kepada umat beragama untuk meneguhkan kembali ajaran agama. Daripada melawan dengan jalan kekerasan fisik maupun simbolik, cara-cara dialogis dinilai lebih bijak."Daripada dilawan dengan kekerasan, bisa-bisa yang tercoreng malah satu komunitas agama secara keseluruhan," pungkasnya. (fiq/mly)


Berita Terkait