KPU Minta APBN Anggarkan Rp 47,9 T untuk Pemilu
Rabu, 31 Okt 2007 16:50 WIB
Jakarta - Pesta demokrasi 2009 mendatang butuh dana yang sangat besar. Tidak main-main, KPU mengusulkan dana Rp 47,9 triliun."Usulan untuk 2008, Rp 18,6 triliun. Terus 2009, Rp 29,3 triliun," kata anggota KPU Andi Nurpati usai bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (31/10/2007).Sementara Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary menjelaskan, dana tersebut semuanya dibebankan pada APBN. Selain itu, ada 9 komponen yang menyebabkan anggaran pemilu naik."Kami menyampaikan 9 komponen anggaran yang mengalami peningkatan dalam Pemilu 2009," terangnya.Pertama, dan Pemilu 2009 tidak lagi berasal dari APBD, melainkan full dari APBN. Kedua, sosialisasi tidak hanya dilakukan oleh KPU saja, tapi juga Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemilihan Suara (PPS).Ketiga, PPS harus mengangkat petugas pemutakhiran data pemilih. Keempat, Panwaslu akan diganti dengan Bawaslu dengan masa kerja 5 tahun.Kelima, banyaknya pemekaran daerah akan berkaitan dengan jumlah TPS. Keenam, jumlah penduduk lebih besar, maka otomatis jumlah pemilih akan bertambah.Ketujuh, bertambahnya jumlah anggota DPR dan DPRD. Kedelapan, Tender harga barang dan jasa yang meningkat. Kesembilan, bertambahnya tugas KPPS menyerahkan data pemilih tetap.
(gah/sss)











































