Kapolri: Kasus Cukai Rokok Libatkan Oknum, Bukan Institusi

Kapolri: Kasus Cukai Rokok Libatkan Oknum, Bukan Institusi

- detikNews
Rabu, 31 Okt 2007 16:09 WIB
Jakarta - Polisi masih terus menyidik kasus pemalsuan cukai rokok. Kapolri Jenderal Pol Sutanto mengelak saat ditanya apakah kasus tersebut melibatkan Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri)."Siapapun itu, mungkin ada oknum yang terlibat. Ini bukan institusi, tapi oknum-oknum yang memang menyimpang, dan ini akan kita tindak," tegas Sutanto usai menghadiri acara HUT ke-55 Bhayangkari di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (31/10/2007).Proses penyidikan dan pengorekan keterangan dari para 16 tersangka tidak menemui masalah. Semua lancar-lancar saja. "Tidak ada. Kita tidak ada hambatan," katanya.Saat dicecar lebih lanjut soal keterlibatan Perum Peruri, Sutanto lagi-lagi memberi jawaban diplomatis. "Saya kira sudah semua kita laksanakan," dalihnya.Cukai rokok asli tetapi palsu alias aspal beredar di berbagai wilayah Jawa Tengah dan berpotensi merugikan keuangan negara Rp 1 triliun per bulan. Cukai aspal ini dijual di bawah harga sebenarnya. Barang bukti pemalsuan itu dibawa dari Kudus dan Solo ke Mabes Polri berupa mesin cetak dan juga kertas cukai. (gah/sss)


Berita Terkait