Pengerjaan 3 Pintu Air Jakarta Utara Dikebut Hadapi Musim Hujan
Rabu, 31 Okt 2007 12:46 WIB
Jakarta - Secara berbarengan, dua pintu air di sungai Rawabadak tengah dibangun. Upaya ini untuk mengantisipasi volume air yang berlebihan saat musim penghujan mengguyur Jakarta. Diharapkan pintu air ini akan melindungi seantero Tanjung Priok, kawasan Industri Koja dan pemukiman padat di kawasan Jakarta Utara."Minta dikebut, Desember harus selesai," kata mandor jaga yang enggan disebut namanya, di lokasi pembangunan, Jl Inspeksi Kali Sunter, Rabu (31/10/2007).Puluhan tiang pancang beton ditancapkan satu persatu ke sungai. Alat berat digunakan untuk memaku beton yang akan digunakan intuk pondasi pontu air itu. Sementara jarak satu pintu air dengan pintu air lainnya hanya berjarak 800 meter.Atas pembangunan pintu air ini, warga yang akan "terselamatkan" merasa senang. Bahkan beberapa minta pembangunan itu dilakukan tepat waktu."Biar nggak macet. Kalau alat berat bekerja, pasar jadi macet. Dan biar nggak banjir," kata Sabila (34), warga Rawabadak Utara yang juga pedagang pasar Rawabadak.Pengerjaan pintu air juga di garap di Penjaringan. Pintu Air ini untuk mengamankan warga Pluit, Muara Karang hingga Lodan dari ancaman banjir. Di musim penghujan lampau, banjir di Sunter, Kelapa Gading, Tanjung Priok, Pluit cukup memprihatinkan. Dibeberapa titik, mencapai satu hingga 1,5 meter.Sementara itu, Kali Sunter yang melintasi perempatan Cempaka Mas, sedang dibuat sodetan. Sodetan itu guna membuang sebagian aliran sungai ke danau Sunter sehingga tidak menimbulkan banjir yang lebih besar di kawasan Kelapa Gading.
(Ari/nrl)











































