Polisi mengungkap awal kemunculan api di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat (Jakbar). Api muncul dari panel listrik di basement.
"Kami menerima informasi awal dari petugas sekuriti setempat bahwa sumber api berasal dari panel listrik di basement," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Twedi Aditya, Kamis (30/2026).
Dia mengatakan api bisa cepat dipadamkan. Tetapi, menurut dia, asap telanjur mengepul hingga masuk ke lantai atas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perlu kami sampaikan bahwa tidak ada api yang langsung menyentuh unit hunian. Kami juga memohon maaf karena di media sosial beredar foto yang menggambarkan seolah-olah unit terbakar dan jendela hangus. Kami tegaskan tidak ada satu pun unit yang terdampak langsung oleh api," ucapnya.
Asap tersebut naik hingga lantai 33. Dia mengatakan kondisi udara di setiap lantai mulai membaik dan asap sudah tidak terlihat.
"Untuk proses evakuasi, hingga saat ini masih terus berlangsung dan jumlahnya masih bertambah. Belum dapat dipastikan kapan evakuasi akan selesai, mengingat bangunan ini memiliki 35 lantai," tuturnya.
Sejumlah Penghuni Sesak Napas
Sebelumnya, pengelola mengatakan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakbar. Namun sejumlah penghuni mengalami sesak napas.
"Jadi korban jiwa tidak ada. Paling memang karena ada banyak asap saja, jadi agak sesak napas. Korban jiwa saat ini nggak ada," kata Manajer Apartemen Tower C, Anggi.
Dia mengatakan kebakaran diketahui dari sistem proteksi apartemen. Pihaknya kemudian menuju lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman.
"Kebetulan tim damkar kan ada di seberang kami ya. Nah, lalu kami lakukan pemadaman sesuai dengan SOP kami. Nah, saat ini sebenarnya adalah tingkat evakuasi saja," jelasnya.
Lihat Video 'Cerita Penghuni Terjebak Kebakaran Apartemen Jakbar: Nggak Bisa Napas':











































