Curi Motor Eh... Bensin Habis, Petrix Tewas Didor di Kebayoran
Selasa, 30 Okt 2007 16:57 WIB
Jakarta -
Di pagi buta, Asman alias Petrix (33) dan rekannya nekat membobol pintu pagar dan membawa kabur motor milik Ahmad. Baru berjalan 1 kilometer, motor mogok kehabisan bensin. Petrix yang dikejar polisi itu kabur, lalu didor dan tewas.Pencurian ini terjadi kediaman Ahmadi, Jalan Radio Dalam III No 12, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Selasa (30/10/2007) pukul 04.00 WIB.Petrix dan temannya membobol gembok pagar. Mereka menuju garasi, lalu mencongkel motor Honda Karisma B 6704 SDQ dengan kunci letter T dan membawa kabur.Mendengar kegaduhan, Ahmadi keluar dari rumahnya. Dia mendapati motornya raib dan segera melapor ke Polsek Kebayoran Lama yang berjarak 1 kilometer dari rumahnya."Pak kejar saja Pak, bensinnya tinggal dikit," kata Ahmadi.2 Anggota tim buser langsung mengejar dan mendapati 2 pemuda sedang mendorong motor.Saat didekati polisi, satu orang kabur. Sedangkan Petrix balik ke motor dan berusaha menyalakan motor."Maaf Pak, mohon tunjukkan surat-suratnya," perintah seorang polisi.Bukannya menunjukkan surat, Petrix malah kabur. Dua tembakan peringatan dilepaskan ke udara. Namun tidak menghentikan langkah Petrix yang lari seribu langkah. Timah panas akhirnya menembus paha kanan Petrix. Dorrr!Petrix lalu dilarikan ke RS Polri Kramatjati. Namun pemuda ini tewas lantaran kehabisan darah.Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Chairul Anwar mengatakan, tingkat kejahatan pascaLebaran meningkat kualitasnya, namun kuantitasnya menurun."Seperti kasus ini dan kasus Satpam BRI," ujar Chairul.
(aan/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































